Oleh:

Kisah Sahabat: Abu Ubaidah bin Jarrah

Penampilannya begitu memesona. Pemuda itu berperawakan tinggi dan atletis. Wajahnya cerah dan ditumbuhi janggut pendek yang tertata rapih. Setiap orang yang melihatnya pastilah senang, dan siapapun yang bersua dengannya akan segera merasakan aura yang positif, bahkan hanya dengan berada di dekatnya saja. Sang pemuda itu berperilaku sangat sopan, rendah hati dan cenderung pemalu. Namun dalam situasi yang sulit, ia bisa terlihat serius dan awas, seperti kilau mata pedang yang tajam.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abdullah bin Mas

Di masa mudanya, ia seorang penggembala. Tatkala itu, belumlah balig usianya, disusurinya jalan-jalan setapak di bukit, jauh dari keramaian orang-orang di Mekkah, untuk menggembalakan domba-domba milik Uqbah bin Mu'aith, salah seorang kepala suku Quraisy. Orang-orang memanggilnya "Ibnu Ummi Abd" — anak dari budak perempuan. Namun namanya yang sebenarnya adalah Abdullah, dan ayahnya bernama Mas'ud.

Continue Reading

Oleh:

Catatan Mursyid: Yang Tertulis di dalam Alwaah Nabi Musa a.s.

Dalam bahasa Al-Qur’an, alwaah adalah kata benda jamak dari lauh-lauh (loh-loh), yang dalam peristiwa Nabi Musa alaihis-salaam wujudnya berupa dua bilah papan batu, di mana pada keempat muka dari lauh tersebut terpahat serangkaian Firman-Nya. Al-alwaah tersebut kemudian Allah berikan kepada Nabi Musa a.s. setelah ia bermunajat di atas Bukit Sinai (Thursina) selama 40 malam.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Sa

Sampailah kita di sebuah kota kecil di lembah padang tandus yang sempit. Tiada tetumbuhan di sana. Tak ada ternak, atau kebun, atau sungai-sungai. Padang pasir yang luasnya tiada bertepi, telah mengasingkannya dari dunia sekitar. Kala siang hari, panasnya tak tertahankan. Dan malam begitu senyap. Suku-suku manusia mengerumuninya bak buruan di tanah tak bertuan, mendatangi sumur mata airnya. Tak ada pemerintahan yang mengatur di sana. Tak ada agama yang membimbing manusia selain pemujaan pada batu-batu.…

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abu Dzar Al-Ghifari

Di lembah Waddan, sebuah tempat yang menghubungkan Mekkah dengan dunia luar, tersebutlah sebuah suku bernama Suku Ghifar. Suku ini hidup dari upeti rombongan-rombongan dagang yang hilir mudik antara Syria dan Mekkah. Mereka akan menyerang rombongan-rombongan itu bilamana tidak mendapatkan apa yang dibutuhkannya. Jundub bin Junadah, juga dipanggil Abu Dzar, adalah salah seorang anggota suku ini.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Salman Al-Farisi

Ini adalah kisah tentang seorang Pencari Kebenaran, diawali melalui kalimat-kalimat yang ditulisnya sendiri: Aku hidup dan tumbuh di Kota Isfahan, Persia, di sebuah desa bernama Jayyan. Ayahku adalah seorang dihqan atau kepala suku di desa tersebut. Ia orang terkaya di sana dan memiliki rumah yang paling besar.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sufi: Dzun-Nun Al-Mishri

Dzun-Nun Al-Mishri adalah seorang tokoh sufi besar di abad ketiga Hijriah. Beliau, yang memiliki nama lengkap Abu Al-Faidh Tsauban bin Ibrahim Al-Mishri, dilahirkan di Akhmim, sebuah kota kuno di tepi timur Sungai Nil dan dataran tinggi di Mesir, pada tahun 796 M (180 H). "Al-Mishri" di nama belakang Beliau berarti "Mesir", merupakan panggilan terhadap Beliau dari orang-orang yang memang banyak berasal dari non-Mesir. Beliau belajar, mengajar dan mengadakan perjalanan di berbagai wilayah di Jazirah…

Continue Reading