Silabus

Silabus Serambi Suluk


وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ‌ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَـٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًاٰ

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya. – Q.S. Al-Israa’ [17]: 36

Kelas Kajian "Serambi Suluk" (biasa disingkat sebagai SS) merupakan kelas kajian Islam dengan penekanan pada sisi 'Ihsan' agama Islam, sebagai pengantar untuk memahami konsep-konsep dasar insan dan agama dalam Al-Qur'an.

Kajian ini bersifat bebas, terbuka untuk umum (sepanjang sisa kursi setiap periode masih tersedia), dan tidak dipungut biaya. Kajian ini adalah untuk mengajarkan dasar-dasar pemahaman hakikat Islam dan Al-Qur'an pada peserta, dan bukan rekrutmen untuk mengikuti Thariqah Kadisiyah. Target dari kajian ini adalah agar peserta bisa mengamalkan apa yang telah dipahaminya tentang taubat, hakikat insan dan tugas-tugas insan ke dalam kehidupannya masing-masing. Di sisi lain, peserta bebas untuk mengundurkan diri di tengah kajian, seandainya merasa kajian ini tidak sesuai untuk dirinya.

Setelah mengikuti kajian ini, peserta tidak harus menjadi anggota Thariqah Kadisiyah. Namun demikian, kajian ini adalah prasyarat bagi siapapun yang ingin bergabung menjadi salik di Thariqah Kadisiyah.

Setiap peserta kajian harus mendaftarkan diri terlebih dahulu, dan mengikuti semua materi secara utuh, karena kajian ini adalah kajian terstruktur yang memiliki kurikulum, bukan kajian lepas. Artinya, untuk mempelajari sebuah materi mengharuskan pemahaman atas apa yang sudah dipelajari pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Untuk mengikuti kajian, peserta haruslah seorang muslim, sudah melakukan shalat lima waktu dan sudah mampu membaca Al-Qur'an. Jika kuota untuk periode tahunan sudah terpenuhi, pendaftar akan dicatat ke dalam waiting list jika masih menginginkan untuk ikut serta di periode berikutnya.

Kelas kajian diisi oleh para mentor Thariqah Kadisiyah, di bawah pengawasan mursyid Thariqah Kadisiyah. Kelas diselenggarakan seminggu sekali dan berlangsung seminimalnya dalam 20 pertemuan, yakni sekitar 5 - 6 bulan. Hari pertemuan umumnya mengambil akhir pekan, atau disesuaikan dengan ketersediaan pengajar (mentor) dan kesesuaian waktu peserta.

Meskipun memakai istilah "Serambi Suluk", kajian ini bukan semata-mata berisi pengantar menempuh jalan suluk, tapi terutama memberikan bekal keilmuan bagi para pencari Allah untuk menempuh jalan pertaubatan yang berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. Peserta diharapkan bisa menerapkan apa yang telah ia pahami dalam kehidupannya masing-masing, baik sebagai seorang salik Kadisiyah maupun tidak.

Kajian Serambi Suluk sudah dirintis sejak tahun 1992 di Bandung oleh Bapak Zamzam A. J. Tanuwijaya, yang merupakan salah satu murid paling awal di Thariqah Kadisiyah. Dan untuk ini kajian SS sudah diadakan di berbagai kota, seperti Bandung, Jakarta, Makassar, Jogjakarta, dan beberapa tempat di luar negeri seperti di Philadelphia, Amerika.

Jadwal Kajian

Kajian Serambi Suluk berlangsung seminimalnya 20 pertemuan, yakni sekitar kurang lebih 1 tahun. Hari pertemuan umumnya mengambil akhir pekan, atau disesuaikan dengan ketersediaan pengajar (mentor) dan kesesuaian waktu peserta. Untuk informasi lebih lanjut tentang materi silabus, maupun jadwal dan ketersediaan Kajian Serambi Suluk tahun ini, silahkan hubungi kami.

Kontak Kami


silabus kelas serambi suluk
  • Materi 1: Konsep Penciptaan Insan

    Membahas tujuan penciptaan insan; peran, fungsi dan karakteristik insan sebagai makhluk yang diciptakan "dengan ke-dua Tangan Tuhan" (Q.S. Shaad [38]: 75); pembahasan tentang "al-mukhlashiin" (Q.S. Shaad [38]: 83), dan "...golongan yang sedikit, mereka yang bersyukur..." (Q.S. Al-A'raaf [7]: 16-17).

  • Materi 2: Konsep Struktur Insan

    Penjelasan tentang 3 aspek struktur insan: jasad, jiwa (nafs), dan ruh; serta kedudukan, peran dan fungsi masing-masing aspek tersebut. Dijelaskan pula berbagai entitas dalam diri, seperti syahwat dan hawa-nafsu; serta wilayah-wilayah (mawaathiin) perjalanan manusia mulai dari alam nuur, rahim, dunia, barzakh, mahsyar, mawthiin, dan akhirat.

  • Materi 3: Konsep Qalb

    Definisi hati (qalb) dalam agama dan fungsinya dalam struktur insan. Deskripsi mengenai shadr, qalb, fu'ad dan lubb, menurut Al-Hakim At-Tirmidzi. Penjelasan berbagai tingkatan qalb; serta dampak berbagai dosa (sayyiah, dzanbun, istmun) dalam menghijab qalb.


  • Materi 4: Konsep Iman

    Penjelasan tentang tingkatan-tingkatan iman menurut Imam al-Ghazali, dan bagaimana proses penyucian qalb agar dapat memperoleh cahaya iman, peran dan fungsi iman, serta kaitan iman dengan transformasi jiwa (nafs). Pembahasan mengenai peran dan fungsi ujian Allah sebagai konsekuensi keimanan.

  • Materi 5: Konsep Taqwa

    Pembahasan mengenai perumpamaan syajarah thayyibah (Q.S. Ibrahim [14]: 24) dan syajarah khabitsah (Q.S. Ibrahim [14]: 26) dan bagaimana penjelasan tentang hadits yang menerangkan hubungan iman, taqwa, ilmu dan malu.

  • Materi 6: Misykat Cahaya-Cahaya

    Pembahasan mengenai "Ayat Cahaya" (Q.S. An-Nuur [24]: 35), dan bagaimana konstruksi Al-Insan dalam deskripsi "Ayat Cahaya". Dibahas pula perbandingan "tiga lapis kegelapan" (Q.S. An-Nuur [24]: 40).


  • Materi 7: Konsep Ad-Diin

    Penjelasan tentang tiga sendi agama: Al-Iman, Al-Islam dan Al-Ihsan. Pembahasan mengenai ungkapan "awwaludd-diina ma'rifatullah" (awal dari agama adalah mengenal Allah). Dijelaskan pula bagaimana sentralnya peran syariah (fiqh) dan thariqah (tassawwuf) dalam beragama.

  • Materi 8: Konsep Shirath al-Mustaqiim

    Penjelasan tentang 3 golongan dalam al-Fathihah dan makna Shirath al-Mustaqiim. Dijelaskan pula tentang 4 golongan yang berada di Shirath al- Mustaqiim serta mengenai mekanisme pemanduan ke Shirath al-Mustaqiim.

  • Materi 9: Konsep Misi Hidup

    Pembahasan mengenai "amanah" perjanjian antara insan dengan Rabb-nya. Penjelasan bahwa setiap orang memiliki misi hidupnya masing-masing, dan bagaimana tentang kaitan antara konsep struktur insan dengan konsep misi hidup, serta tentang kaitan misi hidup dengan amal shalih. Pembahasan tentang ayat-ayat mengenai Ruh al-Quds.


  • Materi 10: Konsep Rahmat

    Penjelasan dua bagian rahmat, dan bagaimana karakteristik rahmat keduanya. Dibahas pula mengenai "al-muthahharuun" (Q.S. Al-Waaqi'ah [56]:79). Penjelasan bagaimana hubungan antara rahmat ke dua dengan "perjanjian" dan sentralnya peran syariah dan sunnah Rasulullah SAW dalam mencari rahmat

  • Materi 11: Konsep Taubat

    Penjelasan tentang wajibnya taubat yang paripurna (taubatan-nasuuha), bagaimana syarat-syarat taubat, tanda-tanda transformasi diri pada mereka yang bertaubat. Dijabarkan pula petunjuk ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW dalam memandu pertaubatan.

  • Materi 12: Akhlak Pokok Orang yang Bertaubat

    Penjelasan tentang keberserah-dirian, ketaatan kepada petunjuk Allah SWT, sabar dalam menghadapi liku-liku ujian, dan syukur.